Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Evaluasi Penerapan Sistem Smart Farming Berbasis IoT di Desa Kukuh Kerambitan

Admin SID 13 Juli 2022 Dibaca 686 Kali
Evaluasi Penerapan Sistem Smart Farming Berbasis IoT di Desa Kukuh Kerambitan

KUKUH, KERAMBITAN - 3 Bulan Pasca Implementasi dan Uji Coba Instalasi Smart Farming berbasis IoT (Internet of Things), tadi pagi (12/7) dilaksanakan evaluasi terhadap implementasi sistem smart farming yang di bangun melalui Project Tugas Akhir oleh Mahasiswa Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). 

Sistem Smart Farming yang dibangun ini selain melakukan proses penyiraman otomatis berdasarkan Kelembaban Tanah juga dapat melakukan pemupukan secara otomatis serta dapat mengontrol ketersediaan air pada tandon penampung air. Seluruh data (ph tanah, kelembaban tanah, cuaca, dan ketersediaan air) dikirim dan disimpan secara cloud untuk selanjutnya dapat dianalisis untuk perlakuan selanjutnya seperti penentuan pemupukan. 

Sistem Smart Farming ini diimplementasikan pada Tanaman Cabai disalah satu lahan non produktif milik I Made Mastera di wilayah Subak Mumbu Desa Kukuh Kerambitan. 

Dalam hal ini, Pemerintah Desa Kukuh Kerambitan membangun kolaborasi dengan Perguruan Tinggi INSTIKI dalam rangka mengimplementasikan Desa Digital dan Desa Cerdas (Smart Village) dalam bentuk Pembangunan Sistem Smart farming untuk tanaman cabai. 

Dengan adanya sistem ini, petani tidak lagi melakukan penyiraman dan pemupukan secara konvensional, melainkan telah dikendalikan secara otomatis oleh sistem. Petani hanya bertugas memantau sistem melalui smartphone. Untuk menyempurnakan dan optimalisasi, maka sistem yang telah dibangun tersebuk akan terus dikembangkan(*)

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

67% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 2.997.397.200,00 Rp 2.006.857.050,61
Pendapatan 71.27%
Realisasi: Rp 971.731.283,68 Anggaran: Rp 1.363.519.000,00
Belanja 60.05%
Realisasi: Rp 899.944.370,00 Anggaran: Rp 1.498.698.600,00
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 135.181.396,93 Anggaran: Rp 135.179.600,00
71.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.363.519.000,00 Rp 971.731.283,68
Hasil Usaha Desa 133%
Realisasi: Rp 7.315.150,00 Anggaran: Rp 5.500.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 275.418.000,00 Anggaran: Rp 275.418.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 117.504.000,00 Anggaran: Rp 276.117.000,00
Alokasi Dana Desa 74.86%
Realisasi: Rp 434.700.000,00 Anggaran: Rp 580.684.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 50.96%
Realisasi: Rp 47.700.000,00 Anggaran: Rp 93.600.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 67.4%
Realisasi: Rp 87.750.000,00 Anggaran: Rp 130.200.000,00
Bunga Bank 67.21%
Realisasi: Rp 1.344.133,68 Anggaran: Rp 2.000.000,00
60% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 1.498.698.600,00 Rp 899.944.370,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 62.3%
Realisasi: Rp 687.243.370,00 Anggaran: Rp 1.103.066.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 62.75%
Realisasi: Rp 185.621.000,00 Anggaran: Rp 295.802.600,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 17.23%
Realisasi: Rp 13.580.000,00 Anggaran: Rp 78.830.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 3.000.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 75%
Realisasi: Rp 13.500.000,00 Anggaran: Rp 18.000.000,00