Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Perkuat Ketahanan Pangan, BUMDes Desa Kukuh Kerambitan Siap Panen 42 Ekor Babi dan Buka Fase 2 Penggemukan

Admin SID 15 Desember 2025 Dibaca 204 Kali
Perkuat Ketahanan Pangan, BUMDes Desa Kukuh Kerambitan Siap Panen 42 Ekor Babi dan Buka Fase 2 Penggemukan

Pemerintah Desa Kukuh, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan terus memperkuat ketahanan pangan desa melalui program strategis berbasis potensi lokal pada Tahun 2025. Salah satu program unggulan yang dilaksanakan adalah kegiatan penggemukan babi, yang dikelola secara profesional oleh BUMDes Sarining Winangun Desa Kukuh.

Program ini dirancang tidak hanya untuk menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui pengelolaan usaha produktif yang berkelanjutan. Pada Fase 1, kegiatan penggemukan babi telah menunjukkan hasil yang menggembirakan, di mana sebanyak 42 ekor babi telah siap dipanen, menandai keberhasilan awal program ketahanan pangan desa ini.

Seiring dengan keberhasilan tersebut, saat ini Fase 2 Program Penggemukan Babi resmi dibuka. BUMDes Sarining Winangun memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat Desa Kukuh yang berminat untuk berpartisipasi dan bekerja sama dalam kegiatan penggemukan babi ini. Pola kerja sama diharapkan dapat memberikan manfaat bersama, baik bagi BUMDes maupun masyarakat, melalui penguatan ekonomi kerakyatan dan optimalisasi potensi peternakan desa.

Melalui program ini, Pemerintah Desa Kukuh berharap ketahanan pangan desa dapat semakin kuat, pendapatan masyarakat meningkat, serta tercipta kemandirian ekonomi desa yang berlandaskan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Bagi masyarakat yang berminat untuk bergabung atau memperoleh informasi lebih lanjut terkait Program Penggemukan Babi Ketahanan Pangan Desa Kukuh Tahun 2025, dipersilakan menghubungi BUMDes Sarining Winangun Desa Kukuh.

 

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

67% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 2.997.397.200,00 Rp 2.006.857.050,61
Pendapatan 71.27%
Realisasi: Rp 971.731.283,68 Anggaran: Rp 1.363.519.000,00
Belanja 60.05%
Realisasi: Rp 899.944.370,00 Anggaran: Rp 1.498.698.600,00
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 135.181.396,93 Anggaran: Rp 135.179.600,00
71.3% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 1.363.519.000,00 Rp 971.731.283,68
Hasil Usaha Desa 133%
Realisasi: Rp 7.315.150,00 Anggaran: Rp 5.500.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 275.418.000,00 Anggaran: Rp 275.418.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 42.56%
Realisasi: Rp 117.504.000,00 Anggaran: Rp 276.117.000,00
Alokasi Dana Desa 74.86%
Realisasi: Rp 434.700.000,00 Anggaran: Rp 580.684.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 50.96%
Realisasi: Rp 47.700.000,00 Anggaran: Rp 93.600.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 67.4%
Realisasi: Rp 87.750.000,00 Anggaran: Rp 130.200.000,00
Bunga Bank 67.21%
Realisasi: Rp 1.344.133,68 Anggaran: Rp 2.000.000,00
60% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 1.498.698.600,00 Rp 899.944.370,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 62.3%
Realisasi: Rp 687.243.370,00 Anggaran: Rp 1.103.066.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 62.75%
Realisasi: Rp 185.621.000,00 Anggaran: Rp 295.802.600,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 17.23%
Realisasi: Rp 13.580.000,00 Anggaran: Rp 78.830.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 3.000.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 75%
Realisasi: Rp 13.500.000,00 Anggaran: Rp 18.000.000,00